Minggu, 11 Juli 2010

Tips Membuat Taman Minim Perawatan


Menghadirkan sebuah taman memang menjadi impian semua orang, termasuk sobat lanskap kan? Dengan aneka ragam tema taman yang selalu berkembang bisa sobat wujudkan sesuai dengan yang diinginkan. Namun terkadang ada beberapa kendala dalam segi perawatan taman. Ini ditujukan pada sobat lanskap yang memiliki sedikit waktu luang atau memang (maaf) malas untuk berhubungan langsung dengan taman. Bagi yang hobbi dengan bertaman tentu saja ini bukan halangan berarti, namun tips ini juga dapat diterapkan.

Pada postingan 4 Konsep Membuat Taman, saya menjanjikan akan membahas topik ini serta ada sebuah pertanyaan dari sobat lanskap seperti ini:

“Mas kalau bikin taman kering itu seperti apa sih? Apa hanya memanfaatkan tanaman-tanaman kering saja alias imitasi, atau menggunakan tanaman yang tahan hidup di area yang kering dan jarang disiram?”.

Tips berikut ini semoga menjadi jawaban untuk pertanyaan tentang di atas. Dan terima kasih kepada Mas Aan yang sudah menanyakan tentang hal ini.

Peletakan Elemen Batuan

Batu-kerikil-dan-stepping-stoneUpaya dalam menghadirkan kecantikan sebuah taman, tidak harus dengan vegetasi yang beraneka ragam. Peletakan elemen keras seperti batuan alam dan kerikil, juga sangat baik untuk memperindah taman sekaligus meminimalisir perawatan pada taman tersebut. Perpaduan antara batu dan kerikil bisa kita gunakan sebagai batasan antara area tanaman dan area rumah. Kita juga dapat membuat akses taman dengan jalan setapak, dengan memadukan batu dan kerikil serta stepping stone.

Tapi peletakan ini bukan serta merta kita hanya meletakkannya saja, karena biasanya rumput liar akan tumbuh di sekitar kerikil tersebut. Maka dari itu kita harus melakukan pekerjaan awal untuk sebuah peletakan batu, kerikil dan jalan setapak. Siapkanweeding block yang diletakkan di atas permukaan tanah dalam. Sobat lanskap bisa membelinya di toko yang menjual tanaman atau bisa di toko bangunan. Setelah weeding block tersebut dipasang, lapisi dengan plastik dan kemudian taburkan kerikil dan batu serta letakkan stepping stone sesuai dengan kebutuhan. Nah, dengan tambahan plastik dan weeding block itulah yang mengurangi pertumbuhan rumput liar.

Vegetasi Low Maintenance

border-tanamanPilihlah tanaman yang cocok untuk daerah atau lingkungan rumah sobat lanskap. Maksudnya, tanaman yang cocok dengan lingkungannya akan tumbuh dengan sehat dan ini yang menjadikan tanaman tersebut lebih minim dalam segi perawatan. Pilihan terhadap tanaman yang tahan dalam kondisi kering seperti aloevera, adenium (kamboja jepang), dan masih banyak lagi. Sebagai border (pembatas), pilihlah tanaman seperti iris kuning (Neomarica gracillis) atau teh-tehan. Dan untuk penutup tanah, sobat bisa menggunakan rumput gajah mini (Axonophus compressus).

Tanamlah rumput

Tanam-RumputWhat? Hanya rumput? Tentu saja tidak. Ini dimaksudkan karena rumput sangat mudah dalam segi perawatan. Tapi tunggu dulu, rumput yang saya maksud di sini bukan rumput paspalum atau rumput bermuda (yang digunakan pada lapangan golf) lho. Rumput seperti Axonophus compressus, rumput mutiara, Zoysya japonica (rumput jepang) adalah beberapa jenis yang sangat umum digunakan. Saya juga telah membahas tips menanam rumput pada tulisan sebelumnya.

Buat desain sesuai keinginan sobat lanskap, seperti bentuk persegi, bulat, oval, atau bentu yang menyesuaikan lahan. Percantik dengan kehadiran batu dan kerikil sebagai border antara area rumput dan area vegetasi lainnya atau area teras. Cukup mudah kan?

Pot Tanaman

Pot-TanamanBagi sobat pecinta pot tanaman atau suka dengan tanaman yang biasanya ditanam di dalam pot, tips ini bisa diterapkan di rumah. Pot tanaman memang sangat mungkin dilakukan karena tidak membutuhkan ruang yang besar. Pot juga membuat minim perawatan serta pilihan tanaman yang sesuai memperindah kehadiran pot tersebut. jangan takut untuk memilih tanaman yang bisa tumbuh besar, karena kita bisa memangkas ranting dan daunnya. Karena pemangkasan tersebut bisa menghambat pertumbuhan akarnya.

Sobat juga dapat bereksplorasi dalam pot ini. Karena mudah memindahkannya, jadi bila sobat merasa bosan dengan letak di sudut itu maka pindahkan ke sudut lainnya. Pemilihan dan peletakan besar kecilnya pot juga bisa diterapkan sesuai dengan keinginan. Misal untuk pot yang berukuran kecil kita letakkan di jendela, dan ukuran yang agak besar kita letakkan di sudut ruang tamu, sudut pintu masuk utama, sudut tangga, atau di sudut manapun yang disuka.

(Dari berbagai sumber)

Senin, 21 Juni 2010

5 Tips Membuat Taman di Rumah


Membuat taman merupakan salah satu usaha kita untuk menghadirkan keindahan bagi lingkungan rumah kita. Perencanaan desain taman baik di depan, samping, dan belakang rumah, ternyata bisa kita lakukan sendiri. Tentu pertanyaannya sekarang, bagaimana membuat taman itu? Saya jelaskan beberapa poin yang penting dalam membuat taman.

Tema Taman

Pilihlah tema taman yang sesuai dengan keinginan Anda. Misalnya Anda bisa memilih tema taman gaya Bali, taman gaya tropis, taman gaya minimalis, atau gaya modern. Namun Anda juga harus mempertimbangkan situasi dan kondisi lahan yang Anda punya.

Pemilihan tanaman

Pemilihan vegetasi merupakan poin yang harus diperhatikan. Buatlah beberapa list jenis tanaman yang Anda suka. Belilah sesuai dengan kebutuhan bagi lahan Anda dan tentunya tanaman yang sehat juga menjadi poin yang sangat penting. Saya memiliki rumus untuk menghitung jumlah tanaman (berdasarkan jarak tanam vegetasi) yang ada sebagai berikut:
Jarak Tanam (cm)Jumlah Tanaman (nos/m2)
10100
1544.444
2025
2516
3011.111
406.25
504
602.7
751.7
1001
*nos = satuan tanaman (English)
Jadi seperti ini perhitungannya: jika Anda memiliki 2 meter persegi lahan, dan mempunyai tanaman yang mempunyai jarak tanam 30 cm, maka jumlah tanaman yang Anda butuhkan adalah 22.222 (dibulatkan menjadi 22)

Tata Letak

Tata letak tanaman mempengaruhi keindahan dalam merancang taman. Selalu perhatikan komposisi vegetasi seperti rumput (grass), tanaman penutup (groundcover), perdu (shrubs and feature plant), tanaman air (waterplant) dan pohon (tree). Strata vegetasi yang harus diperhatikan seperti ini: Pohon diletakkan sebagai background (area paling belakang), Perdu dan semak diletakkan sebagaimidground (area tengah), dan terakhir tanaman penutup atau groundcovers dan rumput diletakkan sebagai foreground (area depan)

Pengolahan Media Tanam

Pengolahan media tanam yang baik dengan pencampuran tanah humus dan pupuk (organik atau non organik) sangat berperan bagi kelangsungan hidup tanaman kita. Penyiraman yang baik juga harus diperhatikan terutama pada pagi dan sore hari. Untuk penyirama jika Anda memiliki dana lebih, Anda bisa beli sprinkler (penyiram air otomatis) yang dapat disetting sesuai keinginan kita.

Drainase

Pada musim hujan bagian ini yang penting diperhatikan. Tanpa drainase kebun atau taman kita bisa banjir. Kenapa? Karena pada dasarnya drainase untuk mengatur aliran air yang sudah tidak terpakai dialihkan ke pembuangan riol (istilahnya got). Tapi ada juga alternatif pembuatan drainase ini dengan pembuatan lubang biopori.

Sabtu, 12 Juni 2010

Elemen Air dalam Desain Taman


Water-Feature-Villa-Air-Bali

Kehadiran elemen air sebagai salah satu elemen lansekap dari taman kita, merupakan hal yang penting untuk menghidupkan suasana eksterior sekaligus dapat menyejukkan suasana interior rumah kita. Elemen air dapat melengkapi desain taman kita walaupun terkadang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dengan sedikit meluangkan area taman, kita dapat membuatnya dengan sangat sederhana. Macam-macam elemen air antara lain ; water feature, clear pond (kolam ikan), kolam dengan tanaman air, kolam renang, air terjun dan lain sebagainya.

Water feature

Urn-Water-FeaturesMacam-macam water feature seperti kolam dilengkapi dengan waterspout, bejana, batu ukir, pot, dan patung merupakan salah satu cara menampilkan elemen air di taman kita. Water feature dapat kita letakkan di depan rumah maupun di depan ruang keluarga. Kita dapat membuatnya dengan desain yang sedehana, namun tidak melepaskan unsur estetika dalam tampilannya.

Kolam ikan dan tanaman air

Waterplants-at-PondMungkin Anda sebagian memiliki hobbi memelihara ikan dan pecinta tanaman air, kolam air merupakan elemen air yang dapat Anda buat. Namun terkadang jika kita kurang perawatan dan sirkulasi air yang buruk dapat menjadi sangat kotor dan berbau. Untuk kolam ikan kita dapat membuat sirkulasi air dengan pemasangan pipa di dasar kolam dan pemberian dua jenis gravel dan filter fabric agar kolam ikan kita nantinya tidak kotor dan berbau. Dan untuk pecinta tanaman air, buatlah kolam tanaman air sesuai dengan keinginan Anda. Tapi perlu diperhatikan seperti kolam ikan, Anda dapat mencegah kotoran yang akan naik dengan lapisan filter fabric ditambah dengan gravel atau batu pipih di atasnya.

Swimming pool

Kolam-renangNah, untuk yang satu ini Anda kemungkinan besar harus menyediakan lahan yang luas. Namun tidak menutup kemungkinan kita bisa membuat kolam renang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kolam renang adalah

  • Sebaiknya membuat kolam renang untuk keluarga tidak lebih dari 1,4 meter kedalaman airnya.
  • Anda juga dapat membuat Kids pool jika mempunyai anak dan kedalam air tidak lebih dari 0,5 meter.
  • Usahakan membuat kolam renang dengan tinggi tidak lebih dari level lantai teras.
  • Buat sirkulasi yang baik pada kolam, dan lebih baik tanyakan pada ahlinya.

Aqua Shower dan Waterfall

WATERSPOUT BY WATERFALL COMPANYKita dapat berimprovisasi dengan pembuatan shower pada kolam maupun air terjun. Namun sayangnya pembuatannya memerlukan biaya agak mahal karena Anda harus memesan dari luar negeri.

Kamis, 06 Mei 2010

BATA VS HEBEL

Dewasa ini bahan bangunan semakin beragam.Mulai dari pengganti bata dengan menggunakan hebel atau plat lantai diganti menggunakan penutup yang berbahan ringan serta untuk atap yang tidak lagi menggunakan kayu sebagai kuda – kuda maupun untuk reng dan usuknya, tetapi saat ini masyarakat tren menggunakan baja ringa sebagai pengganti kayu.

Untuk dinding, dahulu orang cenderung menggunakan batako ataupun batu bata.namun saat ini orang sudah mengenal hebel ( beton ringan ).Sebenarnya beton ringan ini sudah dipergunakan oleh masyarakat swedia pada tahun 1923 sebagai alternatif material bangunan untuk mengurangi penggundulan hutan.Kemudian pada tahun 1943 diJerman dikembangkan lagi oleh Joseph Hebel. Dan di Indonesia sendiri hebel mulai dikenal sejak tahun 1995.

Hebel atau beton ringan untuk bahan adonannya antara lain terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi). Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Alumunium pasta yang digunakan dalam adonan tadi, selain berfungsi sebagai pengembang ia berperan dalam mempengaruhi kekerasan beton. Volume aluminium pasta ini berkisar 5-8 persen dari adonan yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan. Adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran.

Sedang untuk batu bata batu bata terdiri atas jenis bata tanah liat atau lempung, bata pasir kapur, dan bata mortar. Sedangkan dari segi pembuatannya, ada batu bata merah konvensional dan bata press.


Gambar 1. Proses pembuatan batu bata

Untuk segi ukuran batu bata 25 x 12 x 4,5 cm atau lebih kecil beberapa centi. Untuk hebel ukuran lazimnya 20 x 60 x 10 cm atau tebalnya dapat lebih kecil sedikit.Dalam penggunanan bata sebagai penutup dinding biasa digunakan kurang lebih sekitar 85 buah.Sedang untuk hebel rata – rata digunakan sebanyak 8,5 buah.


Gambar 2. Pemasangan hebel yang memerlukan waktu lebih cepat

Apabila dilihat dari segi harga untuk satu buah batu bata berkisar Rp 375,- / buahnya.Untuk hebel Rp 650.000,- /m3. Sehingga harga satuan rata – rata Rp. 6.500,- / buah. Sehingga dalam 1m2 untuk batu bata besar biaya Rp 375,- x 85 = Rp. 31.875,- ( diluar dari speci ).Dan untuk Hebel dalam 1m2 adalah Rp. 6.500,- x 8,5 = Rp. 55.250,- ( diluar dari speci ).Memang untuk hebel harga jatuh lebih tinggi. Namun dari segi berat untuk distruktur,hebel lebih ringan dan lebih cepat pengerjaannya.

Referensi :